Total Tayangan Halaman
Rabu, 12 Desember 2012
PMKM GASAL 2012/2013
Kepada mahasiswa FT Untan yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan PMKM Semester Gasal 2012/2013 diinformasikan bahwa Pembekalan PMKM akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 18 Desember 2012 pukul 7.30-13.00 di Ruang Sidang FT Untan. Kegiatan di lapangan dilaksanakan pada tahun ini hingga tahun depan, yaitu tanggal 19 Desember 2012 s.d. 12 Januari 2013. Seminar dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2013.
Download:
Materi Pembekalan (password: nama depan penyaji, all capital)
Kelompok (the first is the leader)
DPNA (just for DPL)
Minggu, 09 Desember 2012
Jurnal Teknik Sipil FT Untan
Berikut ini saya informasikan tentang hal-hal yang berkaitan dengan penulisan artikel di Jurnal Teknik Sipil FT Untan.
1. Tulisan boleh berupa hasil studi literatur, ataupun hasil penelitian, ataupun diskusi tentang suatu artikel yang pernah diterbitkan dalam Jurnal Teknik Sipil Untan.
2. Untuk artikel berupa hasil studi literatur atau diskusi ttg suatu artikel, isinya sebagai berikut:
a. Abstrak & kata kunci
b. Pendahuluan
c. Tinjauan Pustaka atau Dasar Teori atau Studi Literatur atau semacamnya.
d. Pembahasan
e. Kesimpulan
f. Daftar pustaka.
Untuk artikel berupa hasil penelitian, isinya sebagai berikut:
a. Abstrak & kata kunci
b. Pendahuluan
c. Metode penelitian
d. Pembahasan
e. Kesimpulan
f. Daftar pustaka.
Jadi, untuk hasil penelitian, maka Tinjauan Pustaka atau Dasar Teori atau Studi Literatur atau semacamnya tidak perlu dimasukkan, boleh ditiadakan/dihilangkan. Jika materi dalam Tinjauan Pustaka/Dasar Teori/Literatur tidak umum atau sangat penting sekali, bolehlah dimasukkan. Kalaupun mau dimasukkan teori yang sudah umum, masukkan seperlunya saja.
3. Jumlah halaman bagian pembahasan usahakan lebih dari setengah dari jumlah halaman artikel secara keseluruhan.
4. Jika mencantumkan artikel dari suatu jurnal dalam Daftar Pustaka, masukkan halaman artikel tersebut dalam jurnal ybs.
Contoh Daftar Pustaka:
Bachtiar, Vivi & Yusuf, M. 2010. "Studi tentang .......". Jurnal Teknik Sipil. Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Vol. 10(2), hlm. 193-206.
Kemudian harus ada kalimat yang me-refer (merujuk) ke pustaka tersebut. Contoh:
Menurut Bachtiar & Yusuf (2010) .....
5. Setiap tabel atau gambar, diberi nomor dan judul, dan harus ada kalimat yang me-refer (merujuk) ke tabel atau gambar tersebut.
6. Jika artikelnya disetujui oleh tim redaksi untuk diterbitkan, maka jurnalis dikenakan biaya sebesar Rp 250.000 dan jurnalis mendapat satu eksemplar. Jika ingin menambah eksemplar, harap memesan sebelum dicetak dengan dikenakan biaya tambahan biasanya sekitar Rp 50.000 per eksemplar, tergantung tebal tipisnya buku. Jurnal yang sudah diterbitkan juga akan diunggah ke Portal Jurnal Ilmiah Untan.
7. Pada dasarnya, penulis boleh menuliskan artikel dalam format satu kolom, tanpa header, tanpa nomor halaman, kemudian tabel atau gambar/grafik boleh juga disimpan dalam file yang terpisah, asalkan dilengkapi dengan nomor dan judul tabel/gambar. Tabel atau gambar/grafik tersebut harus dalam format MS Excel 5/95/97/2000/XP/2003/2007/2010/2013 dan dapat diedit kembali oleh tim editor.
Informasi tersebut dimaksudkan untuk meringankan dan mempercepat proses editing, tidak lebih.
File FJTSU.rar ini berisi pedoman penulisan (Pedoman.doc) untuk Jurnal Teknik Sipil Untan, dan template (Format ..... .dot) serta contoh artikel yang sudah jadi. Contoh tersebut dapat juga dijadikan template jika diinginkan karena sudah dilengkapi dengan style dan macro. Untuk mengaktifkan macro-nya maka enable-kan macro-nya pada saat membuka file contoh tersebut. Jika menggunakan MS Word 6/95/97/2000/XP/2003, caranya adalah:
klik Tools --> Macro --> Scurity --> Medium --> OK
Jika menggunakan MS Word 2007/2010/2013, caranya adalah:
alt+t+m+s --> Disable all macros with notification --> OK
Buka file contoh artikel yang sudah jadi tersebut. Enable-kan macronya. Jika file sudah terbuka, tekan alt+m untuk melihat menunya.
Demikian.
Jumat, 26 Oktober 2012
Bolehkah melaksanakan 'pemotongan' hewan kurban?
Di musim haji ini, eh, pada bulan haji ini muslimin yang 'mampu' beramai-ramai berkurban. 'Pemotongan' hewan kurban (yaitu istilah yang sudah umum digunakan) biasanya dilakukan setelah sholat Idul Adha, kadang pada hari kedua, kadang juga hari ketiga.
Melakukan pemotongan biasanya membagi dua, tiga, empat, dst, sesuatu yang dipotong menjadi bagian-bagian yang lebih kurang sama besar. Bagian yang dipotong pun tidak tertentu letaknya, bisa di tengah, di tepi, dsb. Istilah pemotongan juga berlaku untuk benda apa saja yang akan dipotong, misalnya potong rambut, potong kuku, potong kue/roti, potong tali, potong kain (≠ kain potong), potong gaji, potong jalan, dsb, bahkan pun ada mayat dipotong-potong (korban dari kebiadaban/kekejaman manusia). Apakah kata potong digunakan hanya untuk sesuatu yang tidak bernyawa?
Memotong berarti memutuskan sesuatu yang semula utuh/tersambung. Karena itu, apapun yang dipotong, maka setiap melakukan pemotongan biasanya setiap potongan (bagian yang terpotong) selalu terputus satu sama lain. Demikiankah yang terjadi pada hewan kurban? Hewan kurban bukan korban dari kebiadaban/kekejaman manusia dan tidak ada sedikitpun unsur/simbol kekejaman manusia terhadap hewan kurban. Bahkan ada adab 'memotong' hewan kurban. Pada hewan kurban, bagian yang 'dipotong' tertentu. 'Pemotongan' dilakukan di leher bukan di tengah-tengah badannya, dan tidak sampai terputus antara badan dan kepalanya dan kalau sampai terputus, akan terlihat kejam dan tidak hewani atau tidak berperikehewanan. :) :) :)
Dengan pengertian 'memotong' di atas, maka 'memotong' hewan kurban atau 'pemotongan' hewan kurban adalah perbuatan yang tidak baik. Karena sebenarnya ia tidak dipotong yang dapat menyiratkan bentuk kekejaman. Jadi?
Yang benar adalah, menyembelih/penyembelihan hewan kurban. :) :) :)
Entah kenapa, dalam kamus bahasa Indonesia, memotong juga berarti menyembelih.
Kalau disebut penyembelihan binatang kurban?
Di sini jelas, hewan tidak sama dengan binatang.
Kalau istilah pemotongan daging kurban?
Ini betul karena yang dipotong adalah dagingnya (bukan hewan yang masih utuh), yang sudah tidak bernyawa lagi karena sudah disembelih.
Qurban atau kurban?
Dalam bahasa Melayu/Indonesia, tidak ada bunyi 'q', sehingga 'q' menjadi 'k'. Contoh: qubur menjadi kubur, qaum menjadi kaum, Qarun menjadi karun (ingat harta karun?), qalbu menjadi kalbu (padahal kalbu dalam bahasa Arab berarti anjing), yaqin menjadi yakin, haq menjadi hak, dsb. Karena itu, qurban menjadi kurban.
Kecuali, Quran tetap Quran.
Akhir kata, jadikan semangat berkurban untuk membunuh nafsu kebinatangan yang ada pada diri manusia. Jangan menjadi korban dari nafsu kebinatangan.
Melakukan pemotongan biasanya membagi dua, tiga, empat, dst, sesuatu yang dipotong menjadi bagian-bagian yang lebih kurang sama besar. Bagian yang dipotong pun tidak tertentu letaknya, bisa di tengah, di tepi, dsb. Istilah pemotongan juga berlaku untuk benda apa saja yang akan dipotong, misalnya potong rambut, potong kuku, potong kue/roti, potong tali, potong kain (≠ kain potong), potong gaji, potong jalan, dsb, bahkan pun ada mayat dipotong-potong (korban dari kebiadaban/kekejaman manusia). Apakah kata potong digunakan hanya untuk sesuatu yang tidak bernyawa?
Memotong berarti memutuskan sesuatu yang semula utuh/tersambung. Karena itu, apapun yang dipotong, maka setiap melakukan pemotongan biasanya setiap potongan (bagian yang terpotong) selalu terputus satu sama lain. Demikiankah yang terjadi pada hewan kurban? Hewan kurban bukan korban dari kebiadaban/kekejaman manusia dan tidak ada sedikitpun unsur/simbol kekejaman manusia terhadap hewan kurban. Bahkan ada adab 'memotong' hewan kurban. Pada hewan kurban, bagian yang 'dipotong' tertentu. 'Pemotongan' dilakukan di leher bukan di tengah-tengah badannya, dan tidak sampai terputus antara badan dan kepalanya dan kalau sampai terputus, akan terlihat kejam dan tidak hewani atau tidak berperikehewanan. :) :) :)
Dengan pengertian 'memotong' di atas, maka 'memotong' hewan kurban atau 'pemotongan' hewan kurban adalah perbuatan yang tidak baik. Karena sebenarnya ia tidak dipotong yang dapat menyiratkan bentuk kekejaman. Jadi?
Yang benar adalah, menyembelih/penyembelihan hewan kurban. :) :) :)
Entah kenapa, dalam kamus bahasa Indonesia, memotong juga berarti menyembelih.
Kalau disebut penyembelihan binatang kurban?
Di sini jelas, hewan tidak sama dengan binatang.
Kalau istilah pemotongan daging kurban?
Ini betul karena yang dipotong adalah dagingnya (bukan hewan yang masih utuh), yang sudah tidak bernyawa lagi karena sudah disembelih.
Qurban atau kurban?
Dalam bahasa Melayu/Indonesia, tidak ada bunyi 'q', sehingga 'q' menjadi 'k'. Contoh: qubur menjadi kubur, qaum menjadi kaum, Qarun menjadi karun (ingat harta karun?), qalbu menjadi kalbu (padahal kalbu dalam bahasa Arab berarti anjing), yaqin menjadi yakin, haq menjadi hak, dsb. Karena itu, qurban menjadi kurban.
Kecuali, Quran tetap Quran.
Akhir kata, jadikan semangat berkurban untuk membunuh nafsu kebinatangan yang ada pada diri manusia. Jangan menjadi korban dari nafsu kebinatangan.
Soal & Penyelesaian Basprog
Mau UTS?
Semester ini, jumlah tatap muka sebelum UTS pada kuliah Basprog kurang dibanding semester-semester sebelumnya, padahal UTS sudah harus dimulai pada tgl 29 Oktober 2012. Untunglah UTS mk Basprog dilaksanakan tgl 7 Nov 2012. Jadi, masih 12 hari lagi. Jadi, masih cukup lama kata mhs yg sehari-harinya nyantai. Jadi, masih banyak waktu untuk belajar dan latihan soal-soal. Jadi, tenang-tenang saja. Jadi terlena karena tidak ada (baik orang atau apapun) yg mengingatkan. Jadi, waktu tidak pernah menunggu dan memperingatkan siapaun. Jadi, tanpa terasa hari yg menentukan itu datang secara tiba-tiba dan mhs yg tidak siap merasa tidak mau UTS. Jadi, kalang kabut. Jadi, kembali lagi ke budaya lama, yi sistem sks (sistem kebut semalam) karena takut esoknya tidak bisa menjawab. Jadi, sy berikan soal UTS beberapa semester yg lalu dan penyelesainnya, di sini. Jadi, ada lah harapan utk bisa menjawab soal-soal UTS nanti.
Jadi, mau UTS?
+Soal terbaru ada di sini.
(Jika tidak bisa di-DL pakai IDM, maka tekan dan tahan tombol Alt saat mengklik download)
Ini soal UAS.
Semester ini, jumlah tatap muka sebelum UTS pada kuliah Basprog kurang dibanding semester-semester sebelumnya, padahal UTS sudah harus dimulai pada tgl 29 Oktober 2012. Untunglah UTS mk Basprog dilaksanakan tgl 7 Nov 2012. Jadi, masih 12 hari lagi. Jadi, masih cukup lama kata mhs yg sehari-harinya nyantai. Jadi, masih banyak waktu untuk belajar dan latihan soal-soal. Jadi, tenang-tenang saja. Jadi terlena karena tidak ada (baik orang atau apapun) yg mengingatkan. Jadi, waktu tidak pernah menunggu dan memperingatkan siapaun. Jadi, tanpa terasa hari yg menentukan itu datang secara tiba-tiba dan mhs yg tidak siap merasa tidak mau UTS. Jadi, kalang kabut. Jadi, kembali lagi ke budaya lama, yi sistem sks (sistem kebut semalam) karena takut esoknya tidak bisa menjawab. Jadi, sy berikan soal UTS beberapa semester yg lalu dan penyelesainnya, di sini. Jadi, ada lah harapan utk bisa menjawab soal-soal UTS nanti.
Jadi, mau UTS?
+Soal terbaru ada di sini.
(Jika tidak bisa di-DL pakai IDM, maka tekan dan tahan tombol Alt saat mengklik download)
Ini soal UAS.
Rabu, 17 Oktober 2012
Apa yang baru pada standar Fortran 2003 dan Fortran 2008?
Sebagai bahasa pemrograman tertua di dunia, Fortran telah mengalami sekian kali standardisasi. Standardisasi terbaru adalah Fortran 2008, sebelumnya adalah Fortran 2003. Adanya standardisasi yang terus dilakukan ini menunjukkan bahwa bahasa Fortran tidak mati ditelan zaman, melainkan masih terus berkembang mengikuti perkembangan dunia komputer yang semakin maju, dan tidak seperti beberapa bahasa pemrograman lainnya yang muncul kemudian menghilang entah kenapa. Bagi kita yang masih bermain di Fortran 90 atau bahkan di FORTRAN 77 seharusnya mengetahui juga apa yang baru pada standardisasi Fortran terbaru tersebut, walaupun kenyataannya bagi pengguna Fortran amatir tidak terlalu memerlukan apa yang ditawarkan pada standardisasi terbaru tersebut. Dengan mengetik "new features of fortran 2008" atau "new features of fortran 2003" pada kotak search google maka akan bertaburan laman yang menyediakan fitur terbaru Fortran 2008 atau Fortran 2003. Tentu saja apa yang dijelaskan dalam fitur tersebut bikin pusing bagi pemula Fortran.
Beberapa compiler Fortran juga telah merilis versi terbarunya yang mendukung penuh Fortran 2003 misalnya PGI Visual Fortran 2010 (ataupun PGI Fortran Workstation 2012), Intel Visual Fortran 2011 (atau yang terbaru Intel Visual Fortran 2013), dll. Apakah kedua compiler tersebut juga telah mendukung penuh Fortran 2008? Sudah waktunyakah kita langsung belajar dan berpindah ke Fortran 2008? Tergantung kebutuhan kita. Tapi yang jelas, sudah seharusnya kita berpindah minimal ke Fortran 90, apatah lagi semua perintah dalam FORTRAN 77 masih berlaku dalam Fortran 90. Kalau ingin mengenal sedikit tentang Fortran 90 silakan DL di sini.
Beberapa compiler Fortran juga telah merilis versi terbarunya yang mendukung penuh Fortran 2003 misalnya PGI Visual Fortran 2010 (ataupun PGI Fortran Workstation 2012), Intel Visual Fortran 2011 (atau yang terbaru Intel Visual Fortran 2013), dll. Apakah kedua compiler tersebut juga telah mendukung penuh Fortran 2008? Sudah waktunyakah kita langsung belajar dan berpindah ke Fortran 2008? Tergantung kebutuhan kita. Tapi yang jelas, sudah seharusnya kita berpindah minimal ke Fortran 90, apatah lagi semua perintah dalam FORTRAN 77 masih berlaku dalam Fortran 90. Kalau ingin mengenal sedikit tentang Fortran 90 silakan DL di sini.
Langganan:
Postingan (Atom)
